•  
  • PNPM Mandiri Perdesaan Jawa Tengah
Jumat, 10 Mei 2013 - 10:21:50 WIB
KECERIAAN MASYARAKAT KEBERHASILAN TIM PELAKSANA JEMBATAN WATU LANGGAR DESA SANGKANAYU
Diposting oleh : haris
Kategori: PNPM Jateng - Dibaca: 363 kali

Ketika Masyarkat punya keinginan untuk memenuhi angan-angan atau mipi mimpi yang sudah lama dan tidak pernah tewujud maka yang muncul di hati adalah kegelisahan, keputusasaan dan pasrah j. Itulah perasaan dari beberapa tokoh masyarakat Desa Sangkanayu kecamatan Mebet dan juga beberapa tokoh masyarkat desa Talagening kecamatan Bobotsari yang sudah bebebapa tahun untuk memperjuangkan Pembangunan Jembatan lintas desa antar Kecamatan. Berbagai cara, jalan sudah ditempuh oleh ke dua desa tersebut untuk mewujudkan terbagunnya jembatan tersebut namun selalu gagal dan gagal.

Ketidak putus asapun terus ditempuh oleh kedua tokoh desa tersebut dengan berbagai proposal telah diajukan keberbagai Dinas, Instansi, Politik namun belum juga berhasil untuk mewujudkan impian tersebut.

Kesabaran , kesadaran dan keiklasan dari masyarakatpun mulai muncul dengan rela sebagian kepemilikan tanah di hibahkan untuk memperlebar badan jalan, kerja bakti wargapun sering dilakukan untuk kesempurnaan badan jalan sebagi baukti bahwa masyarakat desa Sngkanayu khususnya ingin agar impian-impian semakin terwujud .

Ketika berbagai program pemberdayaan muncul di Kabupaten Purbalingga dan salah satunya adalah Program Nasional Pembedayaan Masyarakat ( PNPM ) Mandiri Perdesaan khusunya di Kecamatan Mrebet tepatnya pata tahun 2003.

Seiring dengan berjalannya Program PNPM – Mandiri Perdesaan di dua kecamatan yaitu Kecmatan Mrebet dan Bobotsari, dua desa inipun saling berlomba mengajukan usulan desa dengan mengusulakan Pembangunan jembatan lokasi yang terletak disugai soso itu, alhasil usulan tersebut selalu gagal dalam forum Musyawarah Antar Desa di Kecmatan.

Tepatnya pada tanggal 9 Juni 2012 Usulan Jembatan antar Desa antar Kecamatan ini berhasil disetujui dan diputuskan pendanaannya dari Program PNPM –MD Mandiri Perdesaan Integrasi  26 Maret 2012 di Pendopo Dipokusumo Kabupaten Purbalingga dalam Forum Musyawarah Antar Kecamatan untuk usulan desa Sangkan ayu  Kecamatan Mrebet sebesar Rp.245.976.200,- dengan swadaya uang tunai Rp.4.500.000,- dengan bentang 19.50 m X 3,50 m belum termasuk swadaya non uang dari masyarakat.

Tim Pengelola Kegiatan  Desa sangkanayu adalah Tim Pengelola yang mempunyai cukup pengalaman dalam membangun Proyek- proyek dilapangan walaupun  berlatar pendidikan non teknik, namun dengan koordinasi yang baik antara pelaku-pelaku di tingkat  Kecamatan TPK berhasil dengan  baik melaksanakan pembangunan Jembatan  kali Soso ini dari mulai nol sampai dengan seratus persen.

Pembangunan Jembatan Kali Soso ini ditangani oleh dua desa yaitu Desa Sangkanayu dan Desa Talagening namun sebagai pemegang kendali adalah desa Sangkanayu  yang bekerja sama dengan Pekerja terlatih ( Skill ) dari kecamatan Bobotsari yang di pandu oleh   Kader Teknik Desa Sangkanayu dan TPK. Sistim yang digunakan dalam proses penggunaan tenaga kerja dengan sistim bergantian terutama untuk pekerja non skill namun untuk pekerja (skill) dipekerjakan dari awal sampai selesai hal ini untuk menghindari hal yang tidak diinginkan dari hasil kegiatan pembangunan jembatan tersebut.  Untuk Membangun jembatan kali soso, TPK dan Masyarakat membutuhkan waktu kurang lebih lima bulan sampai dengan Musyawarah Desa Serah Terima. Sedangkan Musyawarah desa Serah terima dilaksanakan pada tanggal 4 Desember 2012

 



0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



Web Development